Minggu, 13 Maret 2011

Awal Membangun Usaha (cerita saat part-time)





(ayo bang...dorong terus uangnya, jangan lupa mampir rumahku ya...)






BTW on the way busway...
aq mau crita nieh... about part-time job.

Part-time job atau kerja paruh waktu memang sering dicari oleh mahasiswa ataupun pelajar yang berpikiran untuk mengisi waktu luang mereka. Waktu terisi, dompet juga terisi...kan maknyoss tuch...hehe
Kerja part-time ada diberbagai bidang, salah satunya jadi asisten sebuah toko seperti yang sedang saya jalani saat ini (kok mendadak bahasanya resmi yah?hkhk)

>>kata asisten disini maksudnya pelayan toko, tapi bilangnya asisten aja yah, biar kerenan dikit...hehe<<

Awalnya, tujuanku kerja part-time ya cuma buat cari tambahan uang. Kemudian seiring dengan berjalannya waktu, pengalaman pun jg akan bertambah (tentunya).

Sejak aq dikampus cuma ngurusi skripsi,aq ngrasa hampa, gundah, galau (galau..hanya untuk..mengejar laki-laki lain...buat apa sich...>>>malah nyanyi...<<). Why that can happen to me? OMG... (bioso wae cah)
Karena kegalauan ku itu, aq akhirnya tanya2 sama temen, adakah kerja part-time yg kira2 ga akan ganggu aq dalam rangka mengenai daripada saat aq ngurus skripsi? "ya!" kata temenku ada.
Temenku nawarin aq buat kerja jadi asisten di sebuah stand di pasar tiban deket kampusku. "baiklah. aku terima tawaranmu kawand". Aku terima itu karena kerjanya cuma sehari dalam seminggu. Ya cocok lah... buat isi waktu.

Bagiku...kerja part-time jadi asisten di sebuah pasar tiban bukanlah hal yang memalukan (ncen dasare yo ora nduwe isin..kkkk). Kerja dsna bagaikan praktik kuliah KWU (kewirausahaan). Sekarang niatku gag cuma cari duit. Niatku nambah jadi cari ilmu. Karena menurutku kuliah itu gag harus duduk dibangku, ruang ber-AC, dan ada dosen bersertipikat (maksudnya ber-title).Kuliah itu bisa dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja. Malah terkadang kuliah formal dalam kelas cuma dapet teori ajah...kgak ada prakteknya.hmmmm

Kerja dimana pun, aku tak mau menyia-nyiakan itu hanya sekedar bekerja. Aku mau lebih. Aku ingin tau lebih, dalam arti aku ingin tahu juga bagaimana caranya membangun suatu usaha.

Mumpung ada kesempatan, aku tanya2 deh sama yang punya...
bla bla bla...

Setelah tanya2, aku punya kesimpulan tentang cara membangun usaha, dan berikut beberapa langkah yang harus ditempuh (catatan : ini langkah membuka usaha toko, misalnya toko baju, kerudung, aksesoris, dll).
1. Menentukan Lokasi Usaha
Kalo emang udah ada niatan buat buka usaha, lokasi untuk usaha sangat penting untuk dipikirkan. Jika barang yang kita jadikan usaha itu sangat menarik, lain dari yang lain, indah, mempesona, unik, dsb...sedangkan lokasi usaha tidak pada tempat yang tepat, maka percuma lah semua kehebatan2 tadi.
Lokasi yang baik adalah lokasi yang strategis dan ramai (alias mudah dijangkau 'pasar'). Pasar disini berarti konsumen yang dituju.
Lokasi-lokasi yang cukup baik untuk membuka usaha-usaha pertokoan, misalnya 'in the market' (di dalam pasar), dekat pabrik, dekat sekolah, dekat universitas, atau dekat dengan pusat hiburan masyarakat.

2. Survei Harga
Survei yang pertama kali dilakukan adalah survei harga jual barang dipasaran. Jika barang yang akan dijadikan usaha sudah banyak dijual di mana-mana, kita harus mengetahui harga dipasaran tersebut. "biasanya dijual berapa c tu barang". Nah, setelah tahu harga dipasaran berapa, selanjutnya kita survei harga grosirannya. Dengan survei itulah dapat diketahui berapa laba yang diambil oleh kebanyakan orang di pasaran. Setelah itu dapat qt tentukan laba yang akan kita ambil. Laba yang diambil 'katanya' lebih baik hanya beberapa persen dari laba dipasaran. Misal dipasaran orang mengambil laba Rp 10.000,- untuk tiap biji barang, nah, qt cukup mengambil 50% aja dari laba tersebut dalam tiap biji barang yang akan qt jual.

(sebenarnya aq jg masih bingung kenapa hal ini dilakukan, kenapa labanya gak dibuat sama aja kyak dipasaran. Tapi mungkin kelebihannya jadi lebih diminati oleh banyak orang karena harga jualnya lebih murah daripada ditoko lain. Katanya c...mending bisa jual cepet daripada jual dengan ambil untung banyak tapi jualnya lama. Intinya biar uangnya bisa cepet 'muter'. Untuk laba, kan kapan2 bisa dinaikkan juga. Tapi untuk awal usaha sebaiknya secukupnya dulu lah...gak usah besar2. Begitu ceritanya...)

3. Desain Pemajangan
Desain pemajangan perlu juga dipikirkan...yaitu bagaimana penempatan barang dalam ruangan, bagaimana sistem pemajangannya agar terlihat menarik dan mudah dijangkau oleh tangan konsumen.gkgkgk
Pokoknya senyaman dan semenarik mungkin lah.

4. Sistem Permodalan
Ini nih yang penting banget. Modal. Kalau gak ada modal, mana bisa jalan tuh usahanya. Dalam perencanaan usaha, tentunya dihitung semua dana yang berkaitan dengan usaha, misalnya penyewaan tempat, dana untuk tempat pemajangan, pembelian barang dagangan, gaji pegawai, dll. Sebaiknya perencanan usaha dibuat secara tertulis yaitu dengan pembuatan dokumen perencanaan usaha dan yang paling penting adalah rencana biayanya. Setelah semua biaya usaha dihitung, barulah diketahui berapa modal yang harus kita punya.
Modal usaha bisa dari modal pribadi dan bisa juga dari pinjaman atau gadai. Untuk modal pinjaman, bisa diupayakan melalui pinjaman bank. Nah, katanya, kalo pinjam modal di bank, mending ambil yang jangka panjang, kira-kira sekitar 3 tahun lah. Jadi biar cicilan per bulan nya bisa murah dan uang untuk usaha bisa tetep 'muter'.hehe.
Kalau dengan gadai bisa juga, misalnya gadai BPKB motor atau mobil. Ya pokoknya gtu deh.

Ya..kira-kira seperi itulah yang saya dapat dari kuliah di pasar. (Lho?!)

Nah...kalo kuliah dari kampus, dapetnya kayak gni nih...
HAL-HAL YANG PERLU DILAKUKAN
SEBELUM MEMULAI BISNIS
1.              Kerjakan apa yang anda sukai yang berkaitan dengan ide bisnis anda
2.              Mulai bisnis anda ketika anda masih bekerja
3.              Jangan mengerjakan bisnis sendirian
4.              Dapatkan klien atau pelanggan terlebih dahulu
5.              Tulis perencanaan bisnis yang akan anda lakukan
6.              Lakukan observasi
7.              Dapatkan bantuan professional
8.              Dapatkan modal
9.              Jadilah professional sejak memulai bisnis
10.          Jalankan peraturan hukum dan pelajari pajak.

_________________the end___________________ by Leesha

Senin, 07 Maret 2011

Sepenggal kisah kopi dan skripsi (Coffee and Thesis)



...Oh...Coffee...
...Oh...Thesis...






Ini adalah sepenggal kisah antara Coffee dan Thesis

Pagi tlah datang dengan sejuknya embun di udara...
Thesis dengan semangat mencoba menyiapkan diri jika nanti ia bertemu sang Ahli.
Persiapan yang sangat panjang, rumit dan pelik harus ia lalui. Mengubah format hidupnya menjadi lebih baik.
Mengubah kosakata hidupnya yang kurang berarti, dan mencoba membawa konsep yang benar untuk kehidupannya kelak. Karena ia berharap bisa berguna untuk yang lainnya.

Matahari tlah berjalan ke puncak
Thesis pun bisa merasakannya...
tapi tiba-tiba saja, datang awan gelap bergumul, menutupi matahari.
angin berhembus menerpa Thesis
Sungguh, itu adalah situasi yang sangat nyaman untuk beristirahat sejenak
Thesis terlena dalam suasana kelabu itu.

Hingga ia sadar, ia harus bergelut dengan waktu


Thesis bingung, apa ia harus tetap melanjutkan perjuangannya mempersiapkan hidupnya, ataukah bermalasan hingga situasi mendukung? ia bingung.
Thesis berpikir agak lama. Dan akhirnya ia berpikir, jika ia tak melanjutkan perjuangannya itu, ia akan tertinggal oleh kawan2 nya. Ia pun akhirnya melanjutkan perjuangannya.

Tapi, setelah agak lama, ia benar2 merasa lelah. Thesis menyerah. Ia berhenti bergerak.

Dan pada saat itulah, datang sang Coffee yang menyelamatkan ia dari pergulatannya dengan waktu.
Coffee memberikan semangat pada Thesis.
"berjuanglah Thesis, aku akan ada saat kau harus berjuang, aku akan ada saat kau menyerah melawan waktu" begitu kata Coffee.


Si Coffee yang baik hati...

Coffee berjalan melangkah bersama Thesis, tak mengharap imbalan apapun darinya. Ia selalu baik dengan Thesis. Dan ia juga memperingati Thesis, "Thesis, aku harap kau tak terlalu berlebihan mencintaiku, aku memang akan selalu membantumu dalam kesusahan, aku ikhlas membantumu sekuat jiwaku, aku baik padamu, tapi jangan kau jadikan itu alasan mencintaiku secara berlebih, karena itu bisa melukaimu nantinya. Jika kau ingin mencintaiku, cukuplah sekedar suka, aku akan lebih menerima itu, dan itu pun akan lebih baik untukmu". Begitulah kata si Coffee.

Dan akhirnya... Coffee berjanji akan selalu menemani Thesis tercinta.
____________________The End_______________________
halah...halah...
 :)
Ceritanya terdengar aneh kah? hohoho. Tak apa, it's just a story...
Tolong ambillah hikmah dari cerita itu...bahwa segala yang berlebihan itu tidak baik bagi jiwa, raga, dan hati.

Contohnya....
1. Berlebihan makan....ntar jadi eneg, sakit peyut, malah bisa muntah jg. kkkk
2. Berlebihan minum...jadi kembung, dan ada juga artikel yg bilang "berlebihan minum air bisa membunuhmu"
3. Berlebihan minum kopi....Hmm...efeknya cukup banyak jika disebutkan disini (baca aja artikel efek kopi)
4. Berlebihan mencintai...klo ntar disakiti, bakal sakiiiit bgt. Kasihan hati dan matanya (hah?????)
 ada juga kan yang nyanyi..."cinta ini..membunuhku...uwo..." ckckck
dll...

Untuk hikmah lainnya, bisa anda pikirkan sendiri. OK.
Terimakasih..... ^_^

Sabtu, 05 Maret 2011

Don't run away!

Aku ini orang yang "cukup" suka nonton film, atau "lebih dari cukup"..hehehe
kemarin aq nonton film judulnya "ghosts of girlfriends past"
dalam film itu ada kata2 yang cukup bagus menurutku, jadi aq posting ajah...
sekalian ditambahi kata-kataku dikit. hahay...

 ________________________________________________________________________________
"Tahukah apa yang membuatku takut?" (u know...what is scared me?)

"bagaimana jika dia melukaiku? (what if he hurt me?)
"bagaimana jika dia meninggalkanku? (what if he left me?)
"bagaimana jika dia mati? (what if he died?)
"itu akan jadi akhir untukku" (it been the end of me)
"jadi aku memutuskannya sebelum dia melakukannya"
(so i cut it short before he ever could it)

"dan kau tahu apa?" (and u know what?)
"itu adalah kesalahan terbesar yang pernah ku buat." (it's a biggest mistake I've ever made)
"kamu harus mempertahankan cinta" ( u've rescued love)

jika kau mempertahankan cinta,
"itu tidak berarti kau tidak akan pernah terluka" (it didn't mean u never gonna get hurt)
"tapi aku bisa menjamin untuk ini" (but I guarantee u for this)
"berapapun sakit yang kau rasakan, tidak akan pernah bisa dibandingkan dengan penyesalan yang kau rasakan karena meninggalkan cintamu" (anypain u feel would never ever compared with the regreted come to walking away from love)
"Rasa sakit, lebih baik daripada penyesalan" (The pain, is better than regret)

So..don't run away.
(jadi...jangan melarikan diri..)
_________________________________________________________________________________

oya...satu lagi...

I promise u this
"When u wake up in the morning...
I'll be there."

wah...so romantic...

by : leesha